Kolaborasi Jurnal Pengabdian Masyarakat
Vol 6 No 3 (2026): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Peningkatan Literasi Kesehatan Mental Masyarakat melalui Edukasi Pendidikan Kesehatan di Wilayah Kerja Puskesmas Waringin Kurung

Devis Enjelia (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Andalusia, Universitas Strada Indonesia)



Article Info

Publish Date
17 Jul 2026

Abstract

Introduction: Kesehatan mental merupakan aspek penting dari kesejahteraan masyarakat yang memengaruhi kemampuan individu dalam menjalankan fungsi sosial, emosional, dan produktif. Rendahnya literasi kesehatan mental di masyarakat sering menyebabkan keterlambatan deteksi dini, kesalahan dalam mengenali gejala, serta meningkatnya stigma terhadap gangguan mental. Kondisi ini berdampak pada tingginya angka gangguan mental emosional di Indonesia dan rendahnya pencarian bantuan profesional. Oleh karena itu, intervensi berbasis edukasi diperlukan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan mental. Objective: Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan literasi kesehatan mental masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Waringin Kurung melalui edukasi pendidikan kesehatan yang terstruktur dan berbasis komunitas. Method: Kegiatan ini dilaksanakan pada 18 September 2025 di Pustu Sasahan, Kecamatan Waringin Kurung, Kabupaten Serang, dengan melibatkan 50 partisipan. Pelaksanaan dilakukan atas dasar Surat Rekomendasi Kepala Puskesmas Waringin Kurung Nomor PL.02.03/D/XV.2/3817/2025. Metode kegiatan meliputi koordinasi awal, penyusunan materi berdasarkan pedoman WHO mhGAP, pemberian edukasi melalui ceramah dan diskusi, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Instrumen Self-Reporting Questionnaire (SRQ-20) juga digunakan sebagai alat skrining untuk mendeteksi dini risiko gangguan mental emosional. Result: Kegiatan berjalan dengan baik, ditandai dengan tingginya antusiasme peserta, partisipasi aktif dalam diskusi, dan peningkatan pengetahuan berdasarkan hasil evaluasi akhir. Sebanyak 92% peserta menyatakan kegiatan sangat bermanfaat dan membantu mereka memahami tanda-tanda awal stres, kecemasan, dan depresi. Kader kesehatan menunjukkan peningkatan kemampuan dalam mengenali gejala serta melakukan pendekatan komunikasi yang lebih tepat kepada warga. Peserta juga memberikan masukan agar kegiatan dilakukan secara rutin untuk menjaga keberlanjutan peningkatan literasi kesehatan mental. Conclusion: Edukasi kesehatan mental yang dilakukan melalui pendekatan komunitas terbukti efektif meningkatkan literasi kesehatan mental masyarakat. Kegiatan ini memperkuat kapasitas kader serta meningkatkan kesiapan Puskesmas dalam melakukan upaya promotif dan preventif terkait kesehatan mental. Tindak lanjut program meliputi pemanfaatan kader sebagai agen edukasi, integrasi skrining kesehatan mental pada layanan primer, serta rujukan lanjutan bagi peserta yang berisiko berdasarkan hasil SRQ-20. Keywords: Mental Health, Literasi Kesehatan Mental, Edukasi Kesehatan

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

kolaborasi

Publisher

Subject

Education Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Jurnal Kolaborasi merupakan jurnal pengabdian masyarakat yang diterbitkan oleh Departemen Pengembangan Informasi dan Publikasi Yayasan inspirasi El-Burhani yang berkomitmen untuk mendiseminasikan hasil kegiatan pengabdian masyarakat termasuk mahasiswa dan dosen. Terbitan kali ini fokus dengan ...