Pendahuluan: Dismenore merupakan masalah kesehatan reproduksi umum di kalangan remaja putri yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan kualitas hidup. Survei awal di SMP IT Nusantara Kembaran menemukan bahwa sebagian besar siswi pernah mengalami dismenore tetapi kurang memiliki pendidikan dan keterampilan terstruktur dalam manajemen non-farmakologis, termasuk latihan dismenore. Tujuan: Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja putri dalam mengelola dismenore. Metode: Pengabdian masyarakat ini dilakukan dalam dua sesi pada tanggal 1 dan 16 Oktober 2025, melibatkan 19 siswi, menggunakan ceramah, diskusi interaktif, media video, buku edukasi, dan praktik latihan dismenore yang terbimbing. Pengetahuan dinilai melalui kuesioner pra-tes dan pasca-tes, sedangkan keterampilan dievaluasi menggunakan daftar periksa observasi. Hasil: Temuan pre-tes menunjukkan bahwa 57,89% siswi memiliki pengetahuan rendah dan 42,11% memiliki pengetahuan sedang. Hasil post-test menunjukkan peningkatan yang signifikan, dengan 89,47% mencapai pengetahuan yang baik dan 10,53% tetap berada dalam kategori sedang. Penilaian keterampilan mengungkapkan bahwa semua peserta (100%) mampu melakukan rangkaian latihan dismenore secara lengkap dengan benar. Kesimpulan: Pendidikan kesehatan yang dikombinasikan dengan praktik latihan dismenore efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja putri dalam mengelola dismenore. Kata kunci: Dismenore, Edukasi Kesehatan, Pengetahuan, Remaja Putri, Senam Dismenore
Copyrights © 2026