Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti memiliki peran penting dalam membentuk karakter, sikap religius, serta pemahaman nilai-nilai keislaman peserta didik. Namun, proses pembelajaran yang masih bersifat konvensional seringkali membuat peserta didik kurang aktif dan kurang antusias dalam mengikuti pembelajaran sehingga berdampak pada rendahnya hasil belajar. Berdasarkan hasil pra-penelitian di SMK Negeri 1 Terusan Nunyai Lampung Tengah ditemukan beberapa permasalahan, seperti rendahnya kedisiplinan peserta didik dalam kegiatan keagamaan, kurangnya minat belajar, serta rendahnya keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan model pembelajaran yang inovatif dan kolaboratif untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi experimental design dan menggunakan desain post test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X SMK Negeri 1 Terusan Nunyai Lampung Tengah yang berjumlah 60 peserta didik, dengan sampel kelas X Akuntansi sebagai kelas eksperimen dan kelas X Te’i sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen tes hasil belajar berupa soal pilihan ganda yang dianalisis dengan uji statistik. Hasil penelitian diharapkan menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran CIRC dapat meningkatkan keterlibatan peserta didik, kemampuan berpikir kritis, serta hasil belajar pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Dengan demikian, model pembelajaran CIRC dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PAI di sekolah.
Copyrights © 2026