The phenomenon of violence and student brawls in the educational environment in Indonesia shows an alarming trend, with national data recording that 37.5% of total child violence complaints occur in educational institutions, and West Java being the province with the highest rate of student violence. This condition reflects the weak character of peace-loving attitudes among students, one of the causes being the conventional and teacher-centered approach to Islamic Religious Education and Character Education (PAI) learning. This study aims to examine the influence of the contextual teaching and learning (CTL) approach on students' peace-loving character in PAI subjects. This research employs a quantitative approach with a correlational associative design. The study population was all 114 eleventh-grade students of SMK Tri Dharma 4 Bogor City, with a sample of 53 students determined using the Slovin formula. Data were analyzed through classical assumption tests, simple linear regression, and Pearson Product Moment correlation test. The results showed that the CTL approach had a positive and significant effect on students' peace-loving character. These findings indicate that CTL is able to foster students' peace-loving character, as reflected in attitudes of tolerance, mutual respect, and the ability to resolve conflicts peacefully. The novelty of this research lies in the empirical testing of the influence of CTL on peace-loving character in vocational high schools in regions with the highest rate of student violence in Indonesia, which has rarely been studied quantitatively. The implication is that the CTL approach is worth maintaining and developing as a strategic instrument in PAI learning, especially in areas prone to conflict and violence. ABSTRAK Fenomena kekerasan dan tawuran di lingkungan pendidikan di Indonesia menunjukkan kecenderungan yang mengkhawatirkan, dengan data nasional mencatat 37,5% dari total aduan kekerasan terhadap anak terjadi di satuan pendidikan, dan Jawa Barat menjadi provinsi dengan tingkat kekerasan pelajar tertinggi. Kondisi ini mencerminkan lemahnya karakter cinta damai siswa, yang salah satu penyebabnya adalah pendekatan pembelajaran PAI dan Budi Pekerti yang masih bersifat konvensional dan teacher-centered. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh pendekatan pembelajaran kontekstual (Contextual Teaching and Learning/CTL) terhadap karakter cinta damai siswa pada mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis asosiatif korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI SMK Tri Dharma 4 Kota Bogor sebanyak 114 siswa, dengan sampel 53 siswa yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Data dianalisis melalui uji asumsi klasik, regresi linear sederhana, dan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan CTL berpengaruh positif dan signifikan terhadap karakter cinta damai siswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa CTL mampu menumbuhkan karakter cinta damai siswa, yang tercermin dalam sikap toleransi, saling menghargai, serta kemampuan menyelesaikan konflik secara damai. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengujian empiris pengaruh CTL terhadap karakter cinta damai di SMK pada wilayah dengan tingkat kekerasan pelajar tertinggi di Indonesia, yang selama ini masih jarang dikaji secara kuantitatif. Implikasinya, pendekatan CTL layak dipertahankan dan dikembangkan sebagai instrumen strategis dalam pembelajaran PAI dan Budi Pekerti, terutama di wilayah yang rawan konflik dan kekerasan.
Copyrights © 2026