ABSTRACT Emotional intelligence is an essential competency that supports students in managing their emotions, building social relationships, and coping with various challenges in the school environment. However, some students still demonstrate low levels of emotional intelligence, indicating the need for effective guidance and counseling interventions. This study aimed to examine the effectiveness of cognitive behavioral counseling using the modeling technique in improving the emotional intelligence of students at SMA Negeri 1 Singaraja. The study employed a quantitative approach with a Non-equivalent Pretest-Posttest Control Group Design. The sample consisted of 68 students who were assigned to an experimental group and a control group. Data were collected using an emotional intelligence questionnaire that had met validity and reliability requirements. Data were analyzed using normality and homogeneity tests, an independent samples t-test, and effect size analysis. The results indicated that the experimental group showed a greater improvement in emotional intelligence than the control group. The independent samples t-test revealed a significant difference between the two groups (p = 0.001 < 0.05), while the effect size value of 2.133 indicated a strong treatment effect. Therefore, cognitive behavioral counseling using the modeling technique is effective in improving the emotional intelligence of students at SMA Negeri 1 Singaraja. ABSTRAK Cerdas emosi merupakan salah satu kompetensi penting yang mendukung keberhasilan siswa dalam mengelola emosi, membangun hubungan sosial, dan menghadapi berbagai tantangan di lingkungan sekolah. Namun, masih terdapat siswa yang menunjukkan tingkat cerdas emosi rendah sehingga memerlukan layanan bimbingan dan konseling yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas konseling kognitif perilaku dengan teknik meniru dalam meningkatkan cerdas emosi siswa SMA Negeri 1 Singaraja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Non-equivalent Pretest-Posttest Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas 68 siswa yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner cerdas emosi yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, independent sample t-test, dan effect size. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan cerdas emosi yang lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Hasil independent sample t-test menunjukkan perbedaan yang signifikan (p = 0,001 < 0,05), sedangkan nilai effect size sebesar 2,133 menunjukkan bahwa perlakuan memberikan pengaruh yang kuat. Dengan demikian, konseling kognitif perilaku dengan teknik meniru efektif dalam meningkatkan cerdas emosi siswa SMA Negeri 1 Singaraja.
Copyrights © 2026