Perkembangan kawasan perkotaan menyebabkan meningkatnya kebutuhan lahan permukiman sehingga diperlukan evaluasi daya dukung lahan sebagai dasar pengembangan yang berkelanjutan. Kecamatan Tuminting merupakan salah satu kawasan di Kota Manado yang mengalami perkembangan permukiman cukup pesat sehingga diperlukan kajian mengenai kemampuan dan daya dukung lahannya. Penelitian ini bertujuan menganalisis kemampuan pengembangan lahan dan daya dukung lahan untuk pengembangan permukiman di Kecamatan Tuminting. Metode yang digunakan adalah analisis spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) melalui teknik overlay terhadap sembilan parameter satuan kemampuan lahan, yaitu morfologi, kemudahan dikerjakan, kestabilan lereng, kestabilan pondasi, ketersediaan air, drainase, bahaya erosi, pembuangan limbah, dan potensi bencana. Hasil analisis menunjukkan bahwa kemampuan pengembangan lahan didominasi kelas cukup tinggi seluas 425,827 ha (81,0%). Analisis daya dukung lahan menghasilkan kawasan potensial seluas 417,696 ha (79,4%), sedangkan nilai daya dukung permukiman (DDPm) berkisar antara 1,65–1,76 pada periode 2026–2045, yang menunjukkan bahwa ketersediaan lahan masih mampu memenuhi kebutuhan ruang permukiman berdasarkan proyeksi pertumbuhan penduduk. Hasil penelitian ini memberikan dasar spasial bagi perencanaan pengembangan permukiman yang berkelanjutan dengan mengarahkan pembangunan pada kawasan yang memiliki daya dukung lahan memadai.
Copyrights © 2026