Kurangnya pengetahuan dan keterampilan perempuan dalam pengurusan jenazah sesuai syariat Islam menjadi permasalahan yang ditemukan di Desa Dadeko, Kecamatan Larompong Selatan, Kabupaten Luwu. Kondisi ini menyebabkan pelaksanaan kewajiban fardhu kifayah masih bergantung pada petugas tertentu, sementara partisipasi perempuan dalam pengurusan jenazah perempuan masih terbatas. Sebagai solusi, dilaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan pengurusan jenazah bagi kaum perempuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mereka dalam melaksanakan tata cara pengurusan jenazah sesuai tuntunan Islam. Kegiatan ini menggunakan metode ceramah untuk penyampaian materi mengenai hukum dan tata cara memandikan, mengafani, menshalatkan, serta menguburkan jenazah, yang dilanjutkan dengan praktik langsung menggunakan media simulasi dan evaluasi keterampilan peserta. Pelatihan diikuti oleh sekitar 30 peserta yang menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pengetahuan dasar dan pengalaman praktis pertama dalam pengurusan jenazah, meskipun sebagian besar masih memerlukan pendampingan lanjutan untuk mencapai kemandirian. Dengan demikian, pelatihan ini efektif sebagai langkah awal pemberdayaan perempuan dan penguatan pelaksanaan fardhu kifayah di Desa Dadeko.
Copyrights © 2026