QAWIUN : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Vol. 2 No. 1 (2026): 2026

Habitus Keluarga Menegah di Kelurahan Oesapa Kota Kupang dalam Memilih Pendidikan Tinggi

Aristarkus Missa (Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Nusa Cendana Kupang)
Kinga Kale (Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Nusa Cendana Kupang)
Doni Tena Bolu (Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Nusa Cendana Kupang)
Menilia Nawung (Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Nusa Cendana Kupang)
Maria Sinar Jaya (Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Nusa Cendana Kupang, Indonesia)
Petrus Salestinus Mite (Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Nusa Cendana Kupang)



Article Info

Publish Date
27 Jul 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembentukan dan manifestasi habitus, dinamika kekuasaan orang tua, serta korelasi kepemilikan modal ekonomi dan sosial keluarga menengah di Kelurahan Oesapa, Kota Kupang, dalam memilih pendidikan tinggi. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Kerangka analisis utama menggunakan teori Habitus, Modal, dan Kekerasan Simbolik dari Pierre Bourdieu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa habitus keluarga menengah terbentuk melalui sosialisasi jangka panjang dan pengalaman hidup orang tua, yang memanifestasikan diri dalam persepsi bahwa pendidikan tinggi merupakan modal budaya utama, standar reputasi sosial, serta sarana mempertahankan atau meningkatkan kedudukan sosial. Dalam pengambilan keputusan, orang tua memiliki peran dominan yang berjalan secara halus dan persuasif (dominasi simbolik), di mana arahan mengenai jurusan dan institusi pendidikan diterima anak sebagai keputusan yang wajar dan demi kebaikan masa depan. Selain itu, ditemukan korelasi positif yang kuat antara kepemilikan modal ekonomi dan sosial dengan strategi seleksi perguruan tinggi; keluarga dengan sumber daya yang memadai dan jaringan hubungan luas cenderung memilih institusi berprestise dan terakreditasi, memandang pendidikan sebagai investasi untuk mengubah modal yang dimiliki menjadi modal budaya bernilai tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemilihan pendidikan tinggi bagi keluarga menengah di Oesapa bukan sekadar keputusan akademik, melainkan strategi reproduksi sosial yang diatur oleh habitus, kekuasaan, dan akumulasi modal keluarga.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

qawiun

Publisher

Subject

Religion Humanities Computer Science & IT Economics, Econometrics & Finance Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Public Health Social Sciences

Description

QAWIUN : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (e-ISSN 3110-3391 LINK) adalah jurnal akses terbuka yang ditinjau oleh rekan sejawat yang mengikuti kebijakan tinjauan single-blind. Ruang lingkup publikasi mencakup bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat yang berfokus pada inovasi ...