Industri pengolahan kayu menghasilkan limbah serbuk kayu dalam jumlah signifikan yang jika tidak dikelola dengan baik dapat mengganggu operasional produksi serta menimbulkan risiko keselamatan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun prototype sistem monitoring ketinggian serbuk kayu berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan mikrokontroler ESP32 dan sensor ultrasonik HC-SR04, dilengkapi dengan Telegram Bot sebagai media notifikasi peringatan dini. Lingkup penelitian mencakup perancangan perangkat keras dan perangkat lunak, pengukuran ketinggian limbah, klasifikasi kondisi penampungan, serta pengiriman notifikasi secara real-time. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan prototipe dengan pendekatan kuantitatif eksperimental, meliputi perancangan sistem, perakitan sensor dan mikrokontroler, pemrograman, serta pengujian kinerja sistem dengan perbandingan hasil pengukuran manual dan otomatis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu melakukan pengukuran ketinggian limbah secara akurat dengan tingkat error yang relatif rendah, konsisten mengikuti pengukuran manual, serta berhasil mengklasifikasikan kondisi penampungan ke dalam tiga level: rendah, menumpuk, dan penuh. Selain itu, sistem mampu mengirimkan notifikasi melalui Telegram secara real-time, menjadikannya efektif sebagai sistem peringatan dini untuk mencegah penumpukan berlebih. Kesimpulan, prototype ini layak diterapkan dalam lingkungan industri pengolahan kayu, meningkatkan efisiensi pengelolaan limbah, meminimalkan risiko keselamatan, serta membuka peluang pengembangan teknologi IoT lebih lanjut. Kata kunci: ESP32, HC-SR04, IoT, monitoring limbah, Telegram Bot
Copyrights © 2026