Penelitian ini membahas peran bimbingan dan konseling dalam mendukung implementasi Kurikulum 2013 pada jenjang Sekolah Menengah Kejuruan. Kurikulum 2013 menekankan pengembangan peserta didik secara menyeluruh, meliputi aspek pengetahuan, keterampilan, sikap, karakter, sosial, emosional, dan kesiapan karier. Oleh karena itu, layanan bimbingan dan konseling memiliki posisi penting dalam membantu siswa memahami potensi diri, menentukan peminatan, merencanakan karier, mengatasi permasalahan pribadi, serta menjaga kesehatan mental. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah studi literatur dengan menelaah berbagai jurnal ilmiah yang relevan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa bimbingan dan konseling berperan sebagai layanan pengembangan, pencegahan, penanganan, dan pendampingan siswa. Pada jenjang SMK, guru BK juga berfungsi sebagai penghubung antara dunia pendidikan dan dunia kerja. Namun, keberhasilan layanan BK sangat dipengaruhi oleh kompetensi guru BK, dukungan sekolah, ketersediaan fasilitas, dan kerja sama antarpendidik. Dengan demikian, bimbingan dan konseling menjadi bagian penting dalam keberhasilan Kurikulum 2013 karena membantu membentuk peserta didik yang mandiri, percaya diri, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan.
Copyrights © 2026