Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemampuan berpikir tingkat tinggi atau Higher Order Thinking Skills (HOTS) terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Dasar-Dasar Desain Permodelan dan Informasi Bangunan, khususnya dalam materi gambar teknik kelas 10 di SMK Negeri 3 Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pemberian tes berupa soal HOTS dan dokumentasi nilai rapor. Instrumen soal HOTS disusun berdasarkan Taksonomi Bloom Revisi yang mencakup tiga indikator utama yaitu menganalisis (C4), mengevaluasi (C5), mencipta (C6), dengan total 20 butir soal berbentuk pilihan ganda dan uraian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada pada kategori sedang dalam pencapaian kemampuan HOTS (65,7%) maupun hasil belajar (66,7%). Hasil uji korelasi Pearson menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara HOTS dan hasil belajar siswa, dengan nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,532 dan signifikansi p = 0,000 (< 0,05). Hasil regresi linear sederhana menunjukkan bahwa kontribusi HOTS terhadap hasil belajar mencapai 28,3% (R2 = 0,283), yang memiliki arti bahwa peningkatan kemampuan HOTS secara nyata berkorelasi positif dengan peningkatan hasil belajar peserta didik. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan pendekatan pembelajaran berbasis HOTS dalam pembelajaran vokasi, khususnya pada materi yang menuntut keterampilan kognitif tinggi seperti gambar teknik. Penerapan HOTS dapat menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar peserta didik.
Copyrights © 2025