Gagal ginjal kronik adalah kegagalan fungsi ginjal (unit nefron) atau penurunan fungsi ginjal yang berlangsung dalam jangka waktu lama dan menetap sehingga menyebabkan penumpukan sisa metabolik (kadar BUN dan kreatinin meningkat), serta kerusakan kronis ginjal yang mengakibatkan penurunan produksi EPO sehingga menimbulkan anemia. Tujuan penelitian untuk menegakkan diagnosis anemia tersebut, salah satunya dilakukan pemeriksaan indeks eritrosit (MCV, MCH, MCHC). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai korelasi antara kadar kreatinin dan indeks eritrosit (MCV, MCH, MCHC) pada pasien gagal ginjal kronik setelah hemodialisa di RSUD Gambiran Kota Kediri. Metode: Jenis penelitian ini adalah cross sectional dengan sampel sebanyak 7 pasien GGK setelah hemodialisa yang telah mendapatkan terapi eritropoetin. Variabel bebas adalah kadar kreatinin dan variabel terikat yaitu nilai indeks eritrosit. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan kadar kreatinin dengan nilai mean 3,7314 mg/dL, nilai MCV 93,914 fL, nilai MCH 31,986 pg, dan nilai MCHC 33,443%. Uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk diperoleh p > 0,05 sehingga data berdistribusi normal, maka uji statistik yang digunakan adalah uji korelasi Pearson. Simpulan: Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat korelasi antara kadar kreatinin dengan nilai MCV (p value 0,935), kadar kreatinin dengan nilai MCH (p value 0,509), dan kadar kreatinin dengan nilai MCHC (p value 0,678).
Copyrights © 2026