Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan
Vol. 16 No. 2 (2026)

EFEKTIVITAS PENDEKATAN MIXED METHOD SEQUENTIAL EXPLORATORY DALAM IDENTIFIKASI DELINEASI KAWASAN KOTA TUA TEGAL BERBASIS SENSE OF PLACE

Sandi Aris Munandar (Universitas Trisakti)
Nurhikmah Budi Hartanti (Universtias Trisakti)



Article Info

Publish Date
27 Jul 2026

Abstract

Penentuan delineasi kawasan bersejarah merupakan aspek penting dalam upaya pelestarian dan pengelolaan warisan budaya perkotaan. Namun, delineasi kawasan Kota Tua Tegal hingga saat ini masih didominasi oleh pendekatan fisik dan administratif, sehingga belum sepenuhnya mengakomodasi persepsi, pengalaman, dan makna yang dimiliki masyarakat terhadap kawasan. Kondisi tersebut menyebabkan batas kawasan bersejarah menjadi kurang representatif dalam menggambarkan identitas dan nilai sosial-budaya yang hidup di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pendekatan Mixed Method Sequential Exploratory dalam mengidentifikasi delineasi Kawasan Kota Tua Tegal berbasis sense of place. Metode penelitian menggunakan desain mixed method sequential exploratory yang diawali dengan pengumpulan dan analisis data kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan pemetaan persepsi (mental mapping), kemudian dilanjutkan dengan pengumpulan data kuantitatif menggunakan kuesioner skala Likert untuk mengukur dimensi Place Identity, Place Attachment, dan Place Dependence. Hasil analisis kedua jenis data selanjutnya diintegrasikan melalui triangulasi dan overlay spasial untuk menghasilkan delineasi kawasan yang komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan mixed method mampu mengidentifikasi hubungan antara karakter fisik kawasan, aktivitas sosial, dan makna tempat yang membentuk sense of place masyarakat terhadap Kota Tua Tegal. Integrasi data kualitatif dan kuantitatif menghasilkan delineasi kawasan yang lebih kontekstual dibandingkan pendekatan berbasis morfologi atau administratif semata. Selain itu, pendekatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan validitas penentuan batas kawasan melalui penguatan aspek perseptual dan spasial secara simultan. Penelitian ini memberikan kontribusi metodologis bagi studi kawasan heritage perkotaan serta dapat menjadi acuan dalam penyusunan kebijakan pelestarian kawasan bersejarah yang lebih partisipatif dan berbasis pengalaman masyarakat.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

virtuvian

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Engineering Environmental Science

Description

Jurnal Ilmiah VITRUVIAN adalah jurnal yang mencakup artikel bidang ilmu arsitektur, bangunan, dan lingkungan. Jurnal ilmiah Vitruvian terbit secara berkala yaitu 3 (tiga) kali dalam setahun, yaitu pada bulan Oktober, Februari, dan Juni. Redaksi menerima tulisan ilmiah tentang hasil penelitian yang ...