Keselamatan pasien (patient safety) merupakan salah satu indikator utama mutu pelayanan rumah sakit yang memerlukan inovasi berkelanjutan untuk meminimalkan kejadian yang tidak diinginkan, khususnya risiko jatuh pada pasien rawat inap. Hasil identifikasi di ruang rawat Rumah Sakit Umum Banda Aceh menunjukkan bahwa edukasi mengenai pencegahan risiko jatuh masih belum optimal dan media informasi yang tersedia bagi pasien serta keluarga masih terbatas. Kegiatan ini bertujuan mengimplementasikan inovasi barcode sebagai media edukasi untuk meningkatkan penerapan patient safety pada upaya pencegahan risiko jatuh. Metode yang digunakan meliputi observasi, Focus Group Discussion (FGD), edukasi, demonstrasi, diskusi interaktif, serta implementasi media inovatif berupa barcode yang terintegrasi dengan video edukasi, poster, dan pemasangan segitiga kuning sebagai penanda pasien berisiko jatuh. Sasaran kegiatan meliputi mahasiswa profesi Ners, perawat pelaksana, dan pasien di ruang rawat Rumah Sakit Umum Banda Aceh. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 100% pasien baru telah dilakukan penilaian risiko jatuh menggunakan Skala Morse, 100% pasien memperoleh edukasi mengenai pencegahan risiko jatuh, 100% dilakukan penilaian ulang sesuai perubahan kondisi dan setiap pergantian shift, serta 75% pasien telah terpasang penanda risiko jatuh berupa gelang dan segitiga kuning. Implementasi barcode mempermudah akses informasi bagi pasien dan keluarga, meningkatkan kepatuhan tenaga kesehatan terhadap prosedur keselamatan pasien, serta mendukung digitalisasi edukasi kesehatan di rumah sakit. Kegiatan ini menunjukkan bahwa inovasi barcode efektif sebagai media edukasi dalam memperkuat budaya patient safety dan meningkatkan kualitas pelayanan rumah sakit.
Copyrights © 2026