Kondisi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) merupakan salah satu penyebab utama kematian neonatal dan bayi di Indonesia, berkontribusi sebesar 28,2% dari total kasus kematian bayi nasional. Berdasarkan hasil riset klinis di Klinik Kasih Kecamatan Medan Timur, terdapat hubungan yang sangat signifikan antara usia ibu hamil berisiko (p-value = 0,000) serta kejadian hipertensi dalam kehamilan (p-value = 0,010) terhadap peningkatan risiko kelahiran BBLR. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengimplementasikan hasil penelitian tersebut ke dalam aksi nyata pencegahan melalui program edukasi interaktif, deteksi dini tekanan darah, serta konseling kehamilan sehat. Kegiatan dilaksanakan di Klinik Kasih dengan melibatkan 100 ibu hamil dan wanita usia subur sebagai sasaran utama. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi pencegahan BBLR, pemeriksaan tekanan darah gratis, skrining usia kehamilan berisiko, serta pembagian buku panduan perawatan antenatal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sebesar 85% terkait faktor risiko BBLR dan pentingnya pemeriksaan kehamilan secara berkala (ANC). Edukasi dan skrining dini terbukti efektif meningkatkan kesadaran ibu hamil untuk mengontrol tekanan darah dan merencanakan kehamilan pada usia reproduksi sehat.
Copyrights © 2026