Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa dalam pembelajaran fisika, khususnya pada materi tekanan zat cair, yang disebabkan oleh pembelajaran satu arah dan penggunaan media evaluasi yang belum optimal dalam melibatkan siswa secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi model pembelajaran Think Pair Share (TPS) dengan media pembelajaran PhET terhadap peningkatan hasil belajar kognitif siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-eksperimen desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah 20 siswa kelas XI yang dipilih menggunakan teknik sampel jenuh. Instrumen terdiri dari instrumen tes berupa 15 soal pilihan ganda berbasis Quizizz yang mengukur ranah kognitif C1 sampai C4, dan instrumen non-tes berupa lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji paired sample t-test, dan perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari pretest sebesar 40,35 menjadi posttest sebesar 58,05, dengan nilai N-Gain sebesar 0,3 yang termasuk kategori sedang menurut klasifikasi Hake. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi 0,000 0,05, yang berarti terdapat pengaruh signifikan antara penerapan model TPS berbantuan media PhET terhadap peningkatan hasil belajar kognitif siswa. Hasil observasi aktivitas guru dan siswa berada dalam kategori sangat baik, menunjukkan keterlaksanaan pembelajaran sesuai sintaks. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model TPS dengan media PhET berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar kognitif siswa, meskipun peningkatannya masih perlu diperkuat pada aspek pemahaman dan analisis.
Copyrights © 2026