Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Pendidikan Pancasila dalam membangun kesadaran bela negara peserta didik terhadap ancaman non-militer di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus yang dilaksanakan di SMP Negeri 30 Surabaya. Penentuan informan dilakukan melalui teknik purposive sampling dengan mempertimbangkan pihak-pihak yang memiliki pemahaman terhadap fokus penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semiterstruktur, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan Pancasila memiliki peran strategis dalam menumbuhkan kesadaran bela negara melalui internalisasi nilai nasionalisme, cinta tanah air, dan tanggung jawab warga negara yang diintegrasikan dalam pembelajaran kontekstual berbasis isu digital. Kesadaran bela negara peserta didik tercermin dari kemampuan bersikap kritis terhadap informasi, menyaring konten digital, serta berperilaku bijak dalam penggunaan media sosial. Dengan demikian, Pendidikan Pancasila berkontribusi signifikan dalam membentuk karakter kewargaan peserta didik dalam menghadapi ancaman non-militer di era digital.
Copyrights © 2026