Meningkatnya perhatian terhadap pengelolaan hutan telah mendorong munculnya pendekatan-pendekatan inovatif dalam konservasi, dengan hadirnya Forest Command Center (FCC) di Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai sebuah paradigma baru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang diperkuat dengan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) untuk mengevaluasi efektivitas, tantangan, dan potensi dari FCC. Berdasarkan studi literatur naratif, penelitian ini mengidentifikasi kekuatan utama FCC, seperti pengelolaan yang terpusat, mekanisme respons cepat, optimalisasi sumber daya, dan integrasi teknologi canggih. Secara bersamaan, penelitian ini juga menyoroti kelemahan yang melekat, seperti ketergantungan terhadap teknologi, keterbatasan sumber daya, tumpang tindih birokrasi, dan kekurangan pelatihan. Studi ini juga memetakan berbagai peluang yang tersedia bagi FCC, mulai dari kolaborasi antar-lembaga, kemajuan teknologi, edukasi masyarakat, hingga potensi sumber pendanaan
Copyrights © 2026