Wilayah Pesisir Tanjung Mas, Semarang memiliki habitat tambak dan mangrove yang mendukung keberadaan berbagai jenis burung air. Penelitian ini bertujuan menganalisis keanekaragaman jenis burung air dan factor lingkungan di Kawasan tersebut. Penelitian menggunakan metode point count dengan pendekatan deskruptif kuantitatif dan dua kali pengulangan. Data dianalisis menggunakan indeks kekayaan jenis (R), keanekaragaman Shannon-Wiener (H’), kemerataan ( E ), dan kelimpahan relative. Hasil penelitian 13 jenis yaitu R = 2,03, H’ = 2,02, dan E = 0,79. Jenis yang paling melimpah adalah Egretta garzetta. Faktor lingkungan yang terukur meliputi suhu 32–34 °C, kelembapan 65–89%, dan intensitas cahaya 2.608–6.890 lux.
Copyrights © 2026