Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perbedaan hasil jawaban siswa dalam merepresentasikan permasalahan dalam soal cerita serta ditemukan salah satu siswa yang menjawab dengan urutan jawaban yang benar namun terjadi kesalahan saat membaca soal cerita. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan siswa dengan kemampuan representasi matematis tinggi, sedang dan rendah dalam menyelesaikan soal cerita materi kesebangunan. Metode penelitian ini yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas VII MTs Negeri 10 Jember yang berjumlah 25 siswa. Subjek yang dipilih terdiri dari tiga siswa yang memiliki kemampuan representasi matematis tinggi, sedang dan rendah. Teknik pengumpulan data terdiri dari tes dan wawancara. Analisis data yang digunakan yaitu analisis menurut Miles, Huberman dan Saldana. Adapun keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi waktu. Hasil penelitian ini menyatakan siswa dengan kemampuan representasi matematis tinggi tidak mengalami kesalahan dalam menyelesaikan soal cerita. Siswa dengan kemampuan representasi matematis sedang melakukan kesalahan pada indikator kesalahan keterampilan proses (Process Skill Error) dan kesalahan penulisan jawaban akhir (Encoding Error). Sedangkan siswa dengan kemampuan representasi matematis rendah melakukan kesalahan pada indikator kesalahan transformasi (Transformation Error), kesalahan keterampilan proses (Process Skill Error) dan kesalahan penulisan jawaban akhir (Encoding Error).
Copyrights © 2026