Kebakaran merupakan salah satu bencana yang sering terjadi pada lingkungan industri dan dapat menyebabkan kerugian material maupun korban jiwa apabila tidak terdeteksi sejak dini. Salah satu industri yang memiliki tingkat risiko kebakaran cukup tinggi adalah pabrik tahu karena proses produksinya menggunakan sumber panas secara terus-menerus. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem peringatan dini kebakaran berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu melakukan pemantauan kondisi lingkungan secara real-time serta memberikan notifikasi otomatis ketika terdeteksi adanya indikasi kebakaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Prototype, yang terdiri atas tahapan identifikasi kebutuhan pengguna, perancangan sistem, pembangunan prototipe, pengujian, evaluasi, dan penyempurnaan sistem. Sistem dikembangkan menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai pusat kendali, sensor MQ-2 untuk mendeteksi asap atau gas, sensor DS18B20 untuk mengukur suhu lingkungan, platform Blynk IoT sebagai media monitoring berbasis internet, serta Telegram Bot sebagai media pengiriman notifikasi kepada pengguna. Pengujian dilakukan terhadap seluruh komponen sistem, meliputi akurasi pembacaan sensor, proses pengiriman data ke dashboard monitoring, aktivasi buzzer sebagai alarm lokal, serta pengiriman notifikasi melalui Telegram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu mendeteksi perubahan suhu dan keberadaan asap secara baik, menampilkan data sensor secara real-time pada dashboard Blynk IoT, mengaktifkan alarm ketika nilai sensor melewati ambang batas yang telah ditentukan, serta mengirimkan notifikasi kepada pengguna secara otomatis melalui Telegram. Berdasarkan hasil tersebut, sistem yang dikembangkan mampu meningkatkan efektivitas pemantauan kondisi lingkungan dan memberikan peringatan dini terhadap potensi kebakaran sehingga dapat membantu meningkatkan keamanan operasional pada Pabrik Tahu Sumedang Mulya Sari.
Copyrights © 2026