Pengelolaan persediaan merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung kelancaran operasional perusahaan, khususnya pada usaha yang bergerak di bidang perdagangan. Toko Tire Zone Anugerah Ban BSD masih menerapkan pengelolaan persediaan secara semi-manual melalui pencatatan transaksi barang masuk dan barang keluar sebelum diinput ke Microsoft Excel, sehingga menimbulkan permasalahan seperti ketidaksesuaian data stok, double input, keterlambatan penyusunan laporan, dan kesulitan dalam memantau stok minimum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengguna, mengembangkan Sistem Informasi Manajemen Persediaan Ban menggunakan metode Design Thinking, serta mengevaluasi sistem yang dihasilkan. Metode Design Thinking diterapkan melalui lima tahapan, yaitu Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Sistem dikembangkan sebagai aplikasi berbasis web menggunakan Next.js, Supabase dengan basis data PostgreSQL dan autentikasi pengguna, serta Netlify sebagai media deployment. Pengujian sistem dilakukan menggunakan Black Box Testing dan User Acceptance Test (UAT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu mengotomatisasi pengelolaan data produk, transaksi barang masuk dan barang keluar, pemantauan stok minimum, serta penyusunan laporan persediaan secara lebih efektif dan efisien. Hasil UAT menunjukkan bahwa seluruh aspek pengujian memperoleh kategori diterima sehingga sistem dinilai mampu memenuhi kebutuhan operasional Toko Tire Zone Anugerah Ban BSD. Sistem yang dikembangkan diharapkan dapat meningkatkan akurasi data persediaan, mempercepat proses administrasi, serta mendukung pengambilan keputusan melalui penyediaan informasi yang terintegrasi dan real-time.
Copyrights © 2026