Penelitian deskriptif dengan metode campuran ini bertujuan menganalisis kebutuhan media instruksional materi himpunan pada siswa kelas VII SMP Negeri 3 Singaraja serta merancang spesifikasi kebutuhan media interaktif berbasis 9 Prinsip Teori Gagne. Studi pendahuluan ini mengadopsi lima tugas inti Fase Analisis paradigma ADDIE menurut Robert Maribe Branch. Data dihimpun melalui studi dokumentasi laporan nilai sumatif, wawancara mendalam dengan guru matematika, angket kebutuhan terhadap 32 siswa kelas VII K, serta observasi sarana prasarana sekolah. Hasil penelitian mengungkap kesenjangan kinerja kognitif yang signifikan: hanya 37,5% siswa mencapai KKTP (≥75) dengan rerata kelas 64,2, akibat keabstrakan materi, hambatan notasi simbolik, dan kesulitan visual-spasial pada diagram Venn (90,63%). Pembelajaran konvensional satu arah berbasis media statis memicu kejenuhan pada 84,38% siswa. Meski kepemilikan gawai Android siswa mencapai 100%, fluktuasi jaringan internet sekolah menuntut solusi sistem penyampaian berupa Aplikasi Pembelajaran Interaktif Berbasis Android secara Luring. Integrasi sembilan prinsip instruksional Gagne diwujudkan melalui transformasi sembilan fitur aplikasi: Modul Animasi Apersepsi, Tampilan Misi Belajar, Kuis Kilat Prasyarat Interaktif, Simulasi Venn Interaktif, Pop-up Mnemonic dan Hint, Venn Drag-and-Drop Arena, Immediate Diagnostic Feedback, Modul Evaluasi Mandiri, dan Tantangan Detektif Himpunan. Dokumen Analysis Summary ini menjadi cetak biru valid bagi pengembangan media pembelajaran matematika digital yang presisi di masa depan.
Copyrights © 2026