Pola makan yang tidak sehat dapat meningkatkan risiko DM tipe 2. Seperti konsumsi makanan cepat saji, minuman manis, camilan tinggi kalori dan rendah serat saat ini mendominasi makan remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan riwayat keluarga DM tipe 2 terhadap pola makan pada remaja di SMAN 2 Tambang. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 297 responden yang dipilih melalui teknik stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ). Hasil analisis bivariat menggunakan uji chi-square dengan taraf signifikan (p value < 0,05 yang bererti ada hubungan riwayat keluarga DM tipe 2 terhadap pola makan pada remaja. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan bahwa sebagian besar remaja yang memiliki riwayat keluarga DM Tipe 2 menunjukkan pola makan yang baik. Temuan ini menunjukkan bahwa kesadaran remaja dengan riwayat keluarga DM Tipe 2 cenderung lebih tinggi dalam menerapkan pola makan sehat. Penelitian ini diharapkan bagi responden agar dapat lebih meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tentang pentingnya menjaga pola makan yang baik, seperti mulai menerapkan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, menghindari makanan tinggi gula dan lemak.
Copyrights © 2025