Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya kesenjangan antara idealitas kurikulum merdeka yang menuntut pembelajaran bermakna, interaktif, dan berpusat pada siswa dengan realitas. pemanfaatan IFP di lapangan yang masih sering digunakan sebatas pengganti papan tulis biasa yang masih sekedar menampilkan slide presentasi atau tulisan pada proses pembelajaran. Adapun Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan implementasi Interactive Flat Panel (IFP) dalam pembelajaran kurikulum merdeka di kelas VI Sekolah Dasar Negeri 101764 Bandar Klippa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan subjek satu guru kelas VI, dua siswa proaktif, dan dua siswa pasif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi IFP dalam Kurikulum Merdeka bukan proses linear yang otomatis menghasilkan pembelajaran ideal, melainkan proses bertahap yang bergantung pada kesiapan kompetensi guru, stabilitas infrastruktur, dan pemulihan kepercayaan diri siswa secara bertahap. oleh karena itu, penelitian selanjutnya disarankan melibatkan subjek dan lokasi yang lebih beragam serta menggunakan pendekatan kuantitatif atau campuran untuk mengukur dampak IFP secara lebih terukur.
Copyrights © 2026