Kelompok usaha menghadapi permasalahan dalam manajemen usaha dan strategi pemasaran minyak kelapa murni (VCO) yang masih konvensional sehingga berdampak pada keterbatasan akses pasar dan rendahnya volume penjualan. Kondisi tersebut menuntut adanya upaya penguatan manajemen berbasis digital agar kelompok mampu bersaing secara lebih optimal. Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi efektivitas strategi penguatan manajemen usaha dan pemasaran digital dalam meningkatkan daya saing kelompok. Kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain participatory action research (PAR). Subjek pengabdian adalah 30 anggota kelompok, yang sekaligus menjadi subjek uji coba program. Data dikumpulkan melalui survei, wawancara, observasi, dokumentasi, dan penyebaran angket dengan instrumen berupa kuesioner berbasis skala Likert yang telah divalidasi oleh ahli. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman dan keterampilan anggota dalam mengelola identitas produk, merancang strategi pemasaran digital, serta memanfaatkan media promosi visual seperti X-Banner. Simpulan pengabdian menegaskan bahwa integrasi strategi manajemen digital mampu menjawab tantangan keterbatasan pasar dan mendorong peningkatan daya saing produk VCO. Implikasi dari pengabdian ini yaitu perlunya digitalisasi UMKM berbasis komunitas sebagai upaya keberlanjutan usaha sekaligus peningkatan kesejahteraan anggota kelompok.
Copyrights © 2025