CV. Bangun Redjo merupakan perusahaan konstruksi yang mengoperasikan pabrik pemecah batu untuk memproduksi agregat dengan berbagai ukuran. Dalam pelaksanaan proyek penghancuran batu, digunakan alat berat seperti excavator, dump truck, dan loader yang memerlukan biaya operasional cukup besar. Oleh karena itu, pemilihan serta pengelolaan alat berat yang tepat menjadi faktor penting agar pelaksanaan proyek berjalan efisien tanpa menyebabkan peningkatan biaya. Perencanaan penggunaan alat berat harus dilakukan secara matang untuk menyesuaikan kapasitas alat dengan kebutuhan lapangan sehingga dapat mencegah pemborosan biaya dan keterlambatan pekerjaan. Kurangnya pengelolaan, seperti keterlambatan operator maupun kerusakan alat, berpotensi menghambat progres proyek dan menambah biaya. Penelitian ini bertujuan menganalisis serta mengoptimalkan penggunaan alat berat pada proyek penghancur batu CV. Bangun Redjo, khususnya excavator dan dump truck. Metode yang digunakan meliputi analisis produktivitas, jumlah alat, serta biaya operasional. Hasil menunjukkan produktivitas excavator sebesar 35,75 m³/jam belum optimal dibandingkan kapasitas bucket sebesar 64,90 m³/jam. Sementara itu, produktivitas dump truck sebesar 16,40 m³/jam dinilai optimal. Biaya operasional excavator sebesar Rp3.600.000 per hari dan dump truck sebesar Rp4.500.000 per hari.
Copyrights © 2026