Mathematics learning in elementary schools requires interesting strategies and media so that students become more active and can more easily understand arithmetic concepts. One effort that can be made is through the implementation of innovative learning models combined with concrete media to help students understand addition in an easier and more enjoyable way. This study was motivated by the low addition calculation skills of first-grade students at SDN Sumberejo caused by the use of lecture methods without learning media, making students less active and easily bored. This study aims to describe teacher activities, student activities, and the improvement of addition calculation skills through the implementation of the Discovery Learning model assisted by simple soroban abacus media.This study used the Classroom Action Research (CAR) method conducted in two cycles, each consisting of planning, implementation, observation, and reflection stages. The research subjects were 15 first-grade students of SDN Sumberejo. Data collection techniques were carried out through observation, tests, and documentation. The results showed that both teacher and student activities improved from Cycle I to Cycle II, reaching the very good category. In addition, students' addition skills improved, as reflected by higher learning achievement and mastery in Cycle II compared with Cycle I. The results of the study indicate that the implementation of the Discovery Learning model assisted by simple soroban abacus media can improve learning activities and the addition calculation skills of first-grade students at SDN Sumberejo. ABSTRAK Pembelajaran matematika di sekolah dasar memerlukan strategi dan media yang menarik agar siswa lebih aktif serta mudah memahami konsep berhitung. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui penerapan model pembelajaran inovatif yang dipadukan dengan media konkret untuk membantu siswa memahami penjumlahan secara lebih mudah dan menyenangkan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berhitung penjumlahan siswa kelas I di SDN Sumberejo yang disebabkan oleh penggunaan metode ceramah tanpa media pembelajaran, sehingga siswa kurang aktif dan mudah bosan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas siswa, serta peningkatan kemampuan berhitung penjumlahan melalui penerapan model Discovery Learning berbantuan media sempoa simpel soroban. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 15 siswa kelas I SDN Sumberejo. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru dan siswa mengalami peningkatan dari Siklus I ke Siklus II hingga mencapai kategori sangat baik. Sejalan dengan itu, kemampuan berhitung penjumlahan siswa juga meningkat, yang ditunjukkan oleh peningkatan ketuntasan belajar dan hasil belajar pada Siklus II dibandingkan dengan Siklus I. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Discovery Learning berbantuan media sempoa simpel soroban dapat meningkatkan aktivitas pembelajaran dan kemampuan berhitung penjumlahan siswa kelas I SDN Sumberejo.
Copyrights © 2026