Syiqaq merupakan perselisihan dan pertengkaran yang terjadi secara terus-menerus antara suami dan istri sehingga menimbulkan ketidakharmonisan dalam rumah tangga serta berdampak pada pemenuhan hak dan kewajiban setiap anggota keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi syiqaq terhadap pemenuhan hak dan kewajiban suami, istri, dan anak dalam rumah tangga masyarakat Desa Tanjung Langkat, Kecamatan Salapian, serta mengkajinya dalam perspektif Hukum Keluarga Islam. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris dengan pendekatan sosiologis hukum. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap keluarga yang mengalami syiqaq, tokoh agama, aparat desa, serta informan terkait lainnya. Data dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa syiqaq disebabkan oleh faktor ekonomi, kurangnya komunikasi, perbedaan pandangan, dan campur tangan keluarga. Kondisi tersebut berdampak pada tidak optimalnya pemenuhan hak dan kewajiban suami istri, seperti pemenuhan nafkah, pemberian perlindungan, perhatian, dan kasih sayang. Selain itu, syiqaq juga memengaruhi pemenuhan hak-hak anak, terutama hak untuk memperoleh perhatian, pendidikan, kasih sayang, serta lingkungan keluarga yang harmonis. Dalam perspektif Hukum Keluarga Islam, syiqaq harus diselesaikan melalui upaya islah dan mediasi oleh hakam guna menjaga keutuhan keluarga serta melindungi hak-hak seluruh anggota keluarga.
Copyrights © 2026