Permasalahan sampah organik rumah tangga masih menjadi tantangan dalam pengelolaan lingkungan masyarakat karena sebagian besar sampah belum diolah secara optimal dan berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola sampah organik melalui budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) di RT 05 Dusun Sakaran, Padukuhan Kepuh Kulon. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan partisipatif yang meliputi observasi dan identifikasi masalah, perencanaan program, pembangunan kandang maggot, sosialisasi, pelatihan teknis budidaya, praktik langsung pengelolaan sampah organik, serta evaluasi kegiatan. Program ini melibatkan masyarakat secara aktif dalam proses pembangunan kandang dan pemeliharaan maggot. Hasil evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan 30 warga peserta mengenai pengelolaan sampah organik sebesar 82%. Kegiatan yang berlangsung selama Agustus 2025 ini berhasil merealisasikan 1 unit fasilitas kandang budidaya maggot skala rumah tangga berukuran ±2 m × 3 m secara gotong royong bersama mitra Pak RT. Melalui pembiakan maggot Black Soldier Fly (BSF) ini, warga mampu mereduksi volume sampah organik domestik hingga 50% dari total limbah harian, sekaligus menghasilkan komoditas bernilai jual berupa maggot hidup sebagai pakan ternak alternatif dan kasgot sebagai pupuk organik. Program ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah berbasis lingkungan serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat. Dengan demikian, budidaya maggot dapat menjadi salah satu solusi pengelolaan sampah organik yang efektif, berkelanjutan, dan bernilai ekonomis bagi masyarakat.
Copyrights © 2026