Yoghurt adalah produk olahan susu yang diperoleh melalui proses fermentasi menggunakan starter Bakteri Asam Laktat (BAL), seperti Streptococcus thermophilus dan Lactobacillus bulgaricus. Industri pangan merupakan industri yang krusial bagi kesehatan masyarakat, hal ini menjadikan industri pangan sebagai industri yang selalu berdampingan dengan aspek sanitasi dalam proses produksinya. Penelitian ini menggunakan metode observasi secara langsung yaitu praktik secara langsung di lapangan untuk melihat dan melaksanakan sanitasi pada proses produksi yoghurt di PT XYZ. Dapat disimpulkan bahwa proses-proses kritis seperti pasteurisasi, pendinginan, penambahan starter, dan inkubasi memerlukan perhatian lebih dalam hal sanitasi untuk menjaga kualitas dan keamanan produk akhir. Penerapan prosedur sanitasi seperti sanitasi ruangan, sanitasi peralatan, sanitasi pekerja, dan Fasilitas sanitasi seperti tempat cuci tangan dan tempat sampah, masih belum optimal dalam penggunaannya. Penanganan limbah cair dan padat juga belum dilakukan dengan sistem pengolahan yang memadai, sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan.
Copyrights © 2026