Preachers play a central role in church life because, through their sermons, God's Word is proclaimed and applied to the congregation. However, modern challenges have given rise to a character crisis among preachers, resulting in a decline in the quality of their preaching and the growth of their congregation's faith. This study aims to examine the characteristics of biblical preachers based on 1 Timothy 3:1–7 and analyse their influence on the effectiveness of their ministry. This study used a qualitative method with a literature approach through the study of the Bible, relevant books, and theological journals. The results indicate that the characteristics of preachers according to 1 Timothy 3:1–7 include living a morally blameless life, being competent to teach, not being a lover of money, being faithful in marriage, being spiritually mature, having self-control, and having a good testimony. These characteristics serve as important normative standards for restoring the quality of church ministry and the growth of their congregation's faith. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran umum mengenai fondasi teologis terhadap kearifan lokal sebagai upaya pemeliharan lingkungan. Latar belakang dari penelitian ini yaitu karena terjadinya kerusakan lingkungan alam akibat dari antroposentrik manusia yang mengekploitasi lingkungan alam secara berlebihan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil tulisan atau penelitian ini yaitu untuk menyeimbangkan lingkungan alam agar tidak semakin rusak, maka perlu menumbuhkan kembali kesadaran dengan memberikan pemahaman yang benar tentang fondasi teologis terhadap kearifan lokal supaya manusia peduli terhadap lingkungan. Hal ini berdampak dalam upaya mengurangi resiko bencana seperti mencegah lonsor dan banjir, terjaganya keutuhan sumber daya alam, terjaganya fungsi hutan yang merupakan paru-paru kehidupan, serta semua makhluk hidup yang ada. Sehingga fondasi teologis terhadap kearifan lokal berdampak positif terhadap pemeliharaan lingkungan.
Copyrights © 2025