Penelitian ini menganalisis struktur logika apologetika Paulus di Areopagus berdasarkan Kisah Para Rasul 17:16-34 untuk aplikasi dalam misi Kristen di Indonesia.Tujuan penelitian ini adalah menganalisis struktur logika apologetik Paulus dan mengidentifikasi prinsip-prinsip aplikatif dalam apologetika kontemporer. Pendekatan kualitatif hermeneutis-eksegesis, deskriptif-analitis, dan teologis-fenomenologis digunakan dalam penelitian ini. Sumber primer penelitian ini adalah teks Alkitab Kisah Para Rasul 17:16-34 dan sekunder literatur; teknik studi pustaka dan analisis teks. Hasil penelitian adalah Paulus menggunakan strategi kontekstual: observasi budaya, argumen rasional tentang Allah hidup, kutipan puisi Yunani, penekanan kebangkitan Kristus; menghasilkan prinsip rasionalitas, kontekstualisasi, dialogis, empati, integrasi, kejujuran, isu universal, bahasa netral. Pendekatan Paulus menjadi model efektif untuk dialog antariman pluralistik di Indonesia, mengintegrasikan logika, budaya, dan Injil.
Copyrights © 2025