Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis esensi interaksi sosial sebagai mekanisme dasar pembentuk Masyarakat, dari tingkat institusi mikro hingga pengaruh teknologi informasi di era modern. Interaksi sosial didefinisikan sebagai proses dinamis timbal balik yang melibatkan kontak dan komunikasi yang bermakna. Dengan studi kualitatif menggunakan teknik wawancara mendalam dengan dua narasumber dari masyarakat umum dan siswa sebagai responden, penelitian ini mengeksplorasi peran ganda keluarga dan sekolah dalam membentuk karakter melalui interaksi sosial. Temuan mengungkapkan bahwa meskipun media digital meningkatkan komunikasi, paradoks eksklusi sosial dan hilangnya empati disebabkan oleh interaksi tatap muka yang tidak memadai. Studi ini menyimpulkan bahwa keseimbangan antara interaksi virtual dan fisik penting untuk menjaga kemanusiaan di masa depan.
Copyrights © 2026