Deviansi sosial adalah sebuah fenomena yang masih sering dijumpai dalam masyarakat dan mengalami perubahan seiring dengan kemajuan teknologi serta perubahan sosial. Perilaku menyimpang dapat muncul dalam berbagai bentuk dan dipengaruhi oleh faktor individu serta lingkungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai bentuk deviasi sosial, faktor penyebabnya, dampaknya, dan upaya pencegahan berdasarkan pandangan mahasiswa dan masyarakat umum. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara semi-terstruktur terhadap dua informan, yaitu seorang mahasiswa dan seorang anggota masyarakat umum. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis deskriptif kualitatif. Hasil menunjukkan bahwa bentuk deviasi sosial yang ditemukan meliputi prostitusi, perzinaan, dan hubungan yang beracun. Faktor-faktor yang menyebabkan deviasi sosial meliputi tekanan ekonomi, komunikasi yang lemah di dalam keluarga, pengaruh lingkungan sosial, dan peran media sosial dalam menormalkan perilaku menyimpang. Deviansi sosial berdampak pada kondisi psikologis individu, keharmonisan keluarga, dan perkembangan sosial anak. Oleh karena itu, penguatan nilai-nilai religius, komunikasi keluarga yang baik, lingkungan sosial yang positif, serta penggunaan media sosial yang bijaksana merupakan upaya penting dalam mencegah deviasi sosial.
Copyrights © 2026