Sekolah dasar merupakan fase penting dalam membentuk sikap dasar siswa, khususnya tanggung jawab dan kemandirian, yang menjadi fondasi keberhasilan belajar jangka panjang. Namun, siswa dengan kesulitan belajar sering menghadapi hambatan dalam mengelola fokus dan menyelesaikan tugas, sehingga diperlukan strategi pendampingan terarah. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana pendampingan terarah dapat meningkatkan fokus, kemandirian, dan tanggung jawab siswa kelas 1 yang mengalami kesulitan belajar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melibatkan empat siswa yang dipilih secara purposive berdasarkan karakteristik kesulitan belajar. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif harian selama 10 hari, wawancara semi-terstruktur dengan siswa dan guru, serta dokumentasi catatan harian dan hasil tugas, kemudian dianalisis secara deskriptif melalui reduksi, penyajian, dan triangulasi data. Hasil menunjukkan bahwa pendampingan terarah memberikan dampak positif signifikan, dengan peningkatan fokus Siswa 1 dari 30% menjadi 70%, Siswa 2 dari 20% menjadi 80%, Siswa 3 dari 25% menjadi 75%, dan Siswa 4 dari 40% menjadi 80%, serta peningkatan kemandirian dan tanggung jawab terlihat melalui perilaku seperti menyelesaikan tugas tanpa bantuan, lebih tenang, menulis lebih cepat, dan mengontrol distraksi. Penelitian terbatas pada empat siswa dan observasi singkat, sehingga generalisasi harus hati-hati. Temuan menegaskan pentingnya pendampingan individual, rutin, dan terarah sebagai strategi efektif untuk mendukung perkembangan perilaku dan social emosional siswa kelas rendah.
Copyrights © 2026