Perkembangan teknologi digital telah menjadikan game online sebagai elemen penting dalam kehidupan sosial anak muda. Salah satu permainan yang sangat digemari remaja adalah Mobile Legends, yang tidak hanya berfungsi sebagai sumber hiburan, tetapi juga membentuk cara berinteraksi, bahasa, dan tingkah laku para pemainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Mobile Legends terhadap perilaku serta cara berbicara remaja dari sudut pandang fakta sosial menurut Émile Durkheim. Dalam perspektif Durkheim, fakta sosial merupakan cara berperilaku, berpikir, dan merasakan yang ada di luar individu dan memiliki kekuatan untuk mempengaruhi. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara dan observasi yang dilakukan terhadap remaja yang memainkan Mobile Legends. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa frekuensi bermain game memengaruhi cara berbicara yang cenderung lebih kasar, ekspresif, dan kompetitif, serta membentuk perilaku emosional seperti mudah marah, agresif secara verbal, dan kebiasaan menggunakan istilah-istilah dari game dalam komunikasi sehari-hari. Fenomena ini mengindikasikan bahwa Mobile Legends berfungsi sebagai struktur sosial yang baru dalam mengatur cara remaja berkomunikasi dan bersikap. Dengan demikian, Mobile Legends seharusnya tidak hanya dianggap sebagai sebuah permainan, melainkan juga sebagai fakta sosial yang memberikan dampak signifikan dalam pembentukan karakter dan pola komunikasi remaja di era digital.
Copyrights © 2026