Salah satu faktor yang paling berpengaruh dalam pembentukan konsep diri seorang individu adalah lingkungan sosialnya. Fakta sosial yang terdapat pada lingkungan sekitar individu menjadi faktor yang memengaruhi pendefinsian diri seorang individu baik secara langsung maupun tidak langsung. Fakta sosial sebagai konsep dasar sosiologi menjelaskan keterkaitan antara pengaruh eksternal yang mempengaruhi internal seorang individu dan mempengaruhi cara pandang serta perilaku individu itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mendalami fakta sosial sebagai konsep dasar sosiologi yang dikemukakan oleh Emile Durkheim tersebut dan ragam penerapannya pada individu di lingkungan sosial masyarakatnya. Fakta sosial sebagai realitas sosial masyarakat telah berhasil mengikat dan mengatur pola perilaku individu, baik secara langsung maupun tidak langsung pada lingkungan barunya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa, fakta sosial hadir sebagai realitas yang bersifat objektif dan secara nyata memengaruhi individu ketika individu memasuki atau mencoba menjadi bagian dari lingkungan sosial baru. Lebih lanjut, penelitian ini menunjukkan bahwa pengaruh fakta sosial tidak hanya berhenti pada cakupan eksternal saja, tetapi juga mencakup bagian internal yang berkaitan dengan pembentukan cara pandang dan pendefinsian identitas diri individu. Kesimpulan utama yang didapat adalah fakta sosial hadir sebagai realitas yang bersifat objektif dan secara nyata memengaruhi individu ketika individu memasuki atau mencoba menjadi bagian dari lingkungan sosial baru. Fakta sosial bekerja melalui nilai-nilai kebiasaan, norma-norma, serta sistem kontrol sosial yang sejak awal baik secara langsung maupun tidak langsung membentuk batas-batas bagi individu untuk berperilaku.
Copyrights © 2026