Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh collaborative governance terhadap efektivitas pengelolaan Geopark Bogor Halimun Salak di Kabupaten Bogor. Collaborative governance merupakan pendekatan tata kelola yang menekankan kolaborasi berbagai aktor seperti pemerintah, masyarakat, sektor swasta, dan akademisi dalam pengelolaan sumber daya publik secara partisipatif dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier sederhana. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang terlibat dalam pengelolaan Geopark, dan dilakukan uji instrumen melalui uji validitas dan reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa collaborative governance berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas pengelolaan Geopark, yang ditunjukkan melalui hasil uji t dan uji F. Nilai koefisien determinasi (R²) juga memperlihatkan bahwa collaborative governance memberikan kontribusi dalam menjelaskan variasi efektivitas pengelolaan. Temuan ini memperkuat pemahaman bahwa sinergi antar pemangku kepentingan, transparansi, komunikasi, dan pengambilan keputusan bersama merupakan faktor penting untuk mencapai tata kelola pengelolaan Geopark yang efektif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026