Islamisasi sains merupakan gagasan penting dalam membangun aktivitas keilmuan dan ekonomi yang selaras dengan nilai-nilai ketauhidan. Artikel ini bertujuan menganalisis secara konseptual dan praktis penerapan pemikiran Islamisasi Sains dalam pembinaan UMKM pangan lokal di Bogor melalui implementasi Model “Kampus Biru” yang dikembangkan oleh A.M. Saefuddin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode studi kasus, melalui telaah literatur, observasi program pendampingan UMKM, serta analisis normatif terhadap prinsip-prinsip ontologi, epistemologi, dan aksiologi Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa Model Kampus Biru mampu mengintegrasikan aspek teknis panganseperti keamanan pangan, kehalalan, dan mutu produk—dengan nilai tauhid, amanah, dan keberlanjutan. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan daya saing UMKM secara ekonomi, tetapi juga membentuk karakter pelaku usaha yang berorientasi ibadah dan kemaslahatan. Studi ini menyimpulkan bahwa Islamisasi sains dalam pengembangan UMKM pangan dapat menjadi model alternatif pembangunan ekonomi lokal yang berkelanjutan dan bernilai spiritual.
Copyrights © 2026