Pertumbuhan pesat ekonomi digital di Indonesia memicu lonjakan transaksi belanja daring masyarakat, khususnya pada platform e-commerce Shopee Express. Fenomena ini menuntut dukungan rantai pasok yang efisien dengan indikator utama berupa ketepatan waktu pengiriman barang kepada pelanggan. Sebagai layanan logistik in-house, Shopee Express Cabang Klaten Utara menghadapi tantangan besar berupa beban kerja kurir yang melebihi kapasitas normal akibat lonjakan volume paket saat kampanye belanja besar seperti mega sale 11.11 dan12.12. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kausal yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh manajemen waktu dan beban kerja terhadap efisiensi pengiriman paket, serta mengidentifikasi hambatan operasional di lapangan. Hasil uji F menunjukan bahwa manajemen waktu dan beban kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap tingkat keberhasilan pengiriman paket. Secara parsial, manajemen waktu memiliki hubungan positif namun belum menunjukan dampak yang berarti, karena efektivitas penerapannya di lapangan sangat ditentukan oleh variabel eksternal seperti dinamika cuaca, situasi jalan, kelayakan armada, hingga presisi data alamat penerima. Di sisi lain, beban kerja terkonfirmasi memiliki korelasi negatif yang signifikan terhadap efisiensi ketepatan waktu pengiriman paket. Oleh karena itu, pihak manajemen harus meninjau ulang alokasi volume paket dan mengoptimalkan sistem distribusi guna memelihara stabilitas performa kurir secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026