INFO ARTHA
Vol 10 No 1 (2026): Edisi Juli 2026

INOVASI PENGELOLAAN SURAT BERHARGA SYARIAH NEGARA (SBSN) MELALUI EKSTENSIFIKASI UNDERLYING ASSET

Raditya Hendra Pratama (PKN STAN, BPPK - Kementerian Keuangan)
Mar’atus Sholikhah (DJPPR, Kementerian Keuangan)



Article Info

Publish Date
24 Jul 2026

Abstract

SBSN merupakan sumber pembiayaan defisit APBN. Namun, kontribusinya masih rendah dibanding Surat Utang Negara meskipun potensi pasar yang besar di dalam maupun luar negeri. Ketersediaan dan nilai dari underlying asset menjadi pertimbangan dalam penerbitannya. Underlying asset yang selama ini digunakan adalah Barang Milik Negara dalam bentuk tanah dan bangunan, proyek APBN dan jasa layanan haji yang mempunyai keterbatasan masing-masing. Semakin banyak SBSN yang diterbitkan, maka underlying asset yang tersedia semakin terbatas. Oleh karena itu, pemerintah perlu melakukan ekstensifikasi underlying asset sehingga dapat terus mendukung pengembangan SBSN. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan serta potensi ekstensifikasi underlying asset SBSN berdasarkan prinsip maqashid syariah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kasus dengan wawancara mendalam kepada regulator maupun akademisi. Hasil penelitian menunjukkan ekstensifikasi underlying asset terbukti relevan dilakukan. BMN lain, serta komoditas seperti kekayaan laut, spektrum frekuensi, dan cadangan karbon juga memiliki potensi untuk dioptimalkan dalam penerbitan SBSN.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JIA

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance Education

Description

Info Artha is a national journal that provides articles to lecturers, students, employees, and to whom it may concern. Info Artha accepts, reviews, and publishes original articles. The scope of the articles consist of state accounting, public policy, and state finance.The author(s) who willing to ...