Perkembangan teknologi informasi menuntut institusi pendidikan untuk menyediakan layanan informasi yang cepat, interaktif, dan dapat diakses kapan saja. Salah satu solusi inovatif untuk memenuhi kebutuhan tersebut adalah pemanfaatan chatbot cerdas. Kegiatan pengabdian masyarakat/workshop ini bertujuan untuk membekali siswa Praktik Kerja Industri (Prakerin) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan keterampilan praktis dalam merancang dan membangun layanan Chatbot Telegram berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk pusat informasi kampus. Metode pelaksanaan dibagi menjadi tiga tahapan utama: pemaparan teori, sesi praktik langsung (hands-on), dan evaluasi fungsionalitas. Pendekatan Low-Code/No-Code (LCNC) menggunakan platform n8n yang dijalankan di atas ekosistem Docker diterapkan agar siswa dapat fokus pada algoritma logika tanpa terkendala sintaks pemrograman. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan teknis yang signifikan; siswa berhasil mengonfigurasi terowongan jaringan (tunneling) via Ngrok, meregistrasi webhook via BotFather, dan mengintegrasikan agen Kecerdasan Buatan (OpenRouter API) ke dalam alur kerja sistem. Uji coba menunjukkan chatbot mampu melakukan Pemrosesan Bahasa Alami (Natural Language Processing) untuk menjawab kueri informasi secara dinamis dan akurat. Kegiatan ini tidak hanya menghasilkan prototipe layanan digital kampus, tetapi juga secara efektif meningkatkan daya saing siswa SMK dalam menghadapi era industri 4.0.
Copyrights © 2026