Jumlah tenaga medis berperan penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Peningkatan tenaga medis dapat meningkatkan AHH karena layanan kesehatan yang lebih baik memperpanjang usia harapan hidup. Selain itu, tenaga medis berkontribusi pada IPM melalui peningkatan komponen kesehatan. Kualitas tenaga medis yang baik juga membantu menurunkan AKI dengan memberikan layanan kesehatan yang lebih baik untuk ibu hamil dan melahirkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah tenaga medis terhadap tiga indikator kesehatan utama, yaitu Angka Harapan Hidup (AHH), Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan Angka Kematian Ibu (AKI) di Kota Bandar Lampung selama periode 2014-2023. Hasil penelitian dengan regresi linier sederhana menunjukkan bahwa jumlah tenaga medis berpengaruh positif terhadap AHH dan IPM, dengan pengaruh lebih rendah terhadap AKI. Model terbaik untuk IPM memiliki koefisien determinasi 80,55%, menandakan pengaruh signifikan. Pengaruh terhadap AHH adalah 47,01% dan terhadap AKI 23,71%. Namun, ada faktor lain di luar jumlah tenaga medis yang juga mempengaruhi ketiga indikator kesehatan tersebut.
Copyrights © 2025