Program penghijauan merupakan salah satu upaya strategis dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah pedesaan. Desa Jompo sebagai wilayah dengan potensi lahan pertanian yang cukup luas masih menghadapi permasalahan keterbatasan vegetasi peneduh dan tanaman keras, khususnya di kawasan permukiman dan lahan terbuka. Pengabdian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengevaluasi implementasi program penghijauan melalui penanaman bibit buah dan tanaman keras yang dilaksanakan dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Jompo. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi lapangan, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Program penghijauan berhasil menanam sebanyak 75 bibit yang terdiri dari bibit buah dan tanaman keras pada lokasi strategis dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat, khususnya Kelompok Wanita Tani (KWT) dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan, penguatan kerja sama sosial, serta potensi manfaat ekonomi jangka panjang dari tanaman buah. Program ini tidak hanya memberikan dampak ekologis berupa peningkatan tutupan vegetasi, tetapi juga berkontribusi terhadap pemberdayaan masyarakat desa. Oleh karena itu, program penghijauan berbasis partisipasi masyarakat dinilai efektif dan berpotensi untuk dikembangkan secara berkelanjutan di tingkat desa.
Copyrights © 2026