Kehamilan merupakan periode penting yang membutuhkan pemantauan kesehatan secara berkelanjutan, terutama dalam upaya mendeteksi dini tanda bahaya kehamilan. Buku KIA merupakan media edukasi yang mudah diakses, tetapi hasil observasi awal di Polindes Selong Belanak menunjukkan bahwa sebagian ibu hamil masih memanfaatkan buku tersebut sebatas catatan pemeriksaan dan belum menjadikannya sebagai sumber belajar mandiri. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan melalui optimalisasi pemanfaatan buku KIA. Sasaran kegiatan adalah 9 ibu hamil di wilayah kerja Polindes Selong Belanak, Kabupaten Lombok Tengah. Metode pelaksanaan meliputi pretest, edukasi interaktif berbasis Buku KIA, demonstrasi penggunaan buku KIA, diskusi tanya jawab, dan posttest. Instrumen evaluasi berupa kuesioner berupa 20 butir pilihan ganda yang menilai pengetahuan tentang pengertian tanda bahaya, tanda bahaya trimester I-III, tindakan yang harus dilakukan, jadwal pemeriksaan kehamilan dan pemanfaatan buku KIA sebagai sumber informasi kesehatan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan ibu hamil dari 55% pada pretest menjadi 95% pada posttest. Seluruh peserta mengalami peningkatan skor setelah edukasi. Peningkatan ini menunjukkan bahwa edukasi menggunakan buku KIA efektif dalam membantu ibu hamil memahami tanda bahaya kehamilan di setiap trimester serta meningkatkan kesiapsiagaan untuk segera mencari pertolongan ke fasilitas kesehatan apabila ditemukan keluhan yang mengarah pada komplikasi. Kegiatan ini membuktikan bahwa buku KIA dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai media edukasi yang praktis dan mudah diakses untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil.
Copyrights © 2026