Lipemia merupakan salah satu penyebab interferensi pra-analitik pada pemeriksaan kompatibilitas darah metode gel karena partikel lipid dapat mengganggu migrasi sel darah merah dan mengaburkan visualisasi aglutinasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi waktu dan kecepatan sentrifugasi terhadap derajat aglutinasi pada sampel lipemik dalam pemeriksaan crossmatch metode gel. Penelitian menggunakan desain eksperimental laboratorik dengan pendekatan post-test only. Sampel yang digunakan berupa plasma lipemik dengan kadar trigliserida >200 mg/dL. Variasi waktu sentrifugasi yang diterapkan adalah 3 menit, 10 menit, dan 15 menit, sedangkan variasi kecepatan adalah 3000 rpm dan 4000 rpm. Pemeriksaan crossmatch dilakukan pada komponen mayor, minor, dan autokontrol, dengan penilaian derajat aglutinasi secara semi-kuantitatif. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji GLM Univariate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada 3 menit seluruh sampel mayor masih menunjukkan hasil positif pada kedua kecepatan. Pada 10 menit, hasil tetap positif dengan dominasi aglutinasi lemah (+1). Pada 15 menit terjadi peningkatan hasil negatif hingga 40% dengan sisa positif didominasi aglutinasi lemah. Secara deskriptif terdapat kecenderungan penurunan aglutinasi seiring peningkatan waktu, namun perbedaan kecepatan tidak menunjukkan pola berbeda. Uji statistik menunjukkan tidak ada pengaruh signifikan waktu, kecepatan, maupun interaksi keduanya terhadap derajat aglutinasi (p > 0,05).
Copyrights © 2026