Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemudahan penggunaan (perceived ease of use) dan kebermanfaatan (perceived usefulness) Artificial Intelligence (AI) terhadap kualitas audit pada Kantor Akuntan Publik (KAP) di Pekanbaru. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya tingkat adopsi teknologi AI pada KAP non-Big Four di daerah akibat keterbatasan infrastruktur, rendahnya literasi digital auditor, serta tingginya biaya implementasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert kepada 62 auditor dari 12 KAP di Pekanbaru menggunakan teknik sensus, sehingga seluruh populasi dijadikan responden. Analisis data dilakukan dengan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemudahan penggunaan AI berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas audit, sedangkan kebermanfaatan AI memiliki pengaruh positif yang lebih kuat. Model penelitian mampu menjelaskan variasi kualitas audit secara moderat. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan persepsi kemudahan dan kebermanfaatan AI dapat mendorong peningkatan kualitas audit. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi KAP untuk meningkatkan pemanfaatan teknologi AI serta kompetensi auditor dalam mendukung efektivitas dan efisiensi proses audit.
Copyrights © 2026