Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya penguasaan kosakata bahasa Arab siswa yang menyebabkan kesulitan dalam memahami dan menerjemahkan teks, sehingga diperlukan alat bantu seperti Google Translate dan Kamus Al-Munawwir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kemampuan siswa dalam mengartikan kosakata bahasa Arab menggunakan kedua media tersebut. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain komparatif, melibatkan siswa kelas XII sebagai sampel yang diberikan tes penerjemahan menggunakan Google Translate dan Kamus Al-Munawwir, dengan analisis data menggunakan uji statistik untuk mengetahui perbedaan signifikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Google Translate unggul dalam kecepatan namun kurang konsisten dan kurang sesuai konteks, sedangkan Kamus Al-Munawwir menghasilkan terjemahan yang lebih akurat, stabil, dan kontekstual meskipun membutuhkan waktu lebih lama. Kesimpulannya, Kamus Al-Munawwir lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan mengartikan kosakata bahasa Arab siswa, dengan implikasi bahwa penggunaan kamus konvensional tetap relevan sebagai sumber belajar utama dalam pembelajaran bahasa Arab.
Copyrights © 2026