Desa Pulo Panjang, Kecamatan Pulau Ampel, Kabupaten Serang, merupakan lokasi program pengabdian masyarakat yang berfokus pada pemantauan dan evaluasi rehabilitasi mangrove sebagai lanjutan dari penanaman bibit Rhizophora sp. pada Desember 2024. Metode Participatory Action Research (PAR) digunakan dalam penelitian ini untuk memastikan bahwa masyarakat terlibat secara aktif dalam proses pemantauan dan pengumpulan data, serta untuk menemukan faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan rehabilitasi. Jumlah bibit yang ditanam sebanyak 700 bibit. Monitoring dilakukan berkala pada Februari hingga Juli 2025 dengan mengamati kondisi fisik, jumlah tanaman hidup, dan Kesehatan bibit. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa jumlah bibit menurun dari 387 (55,28%) pada Februari menjadi 30 (4,29%) pada Juli 2025. Hal ini menunjukkan bahwa kondisi lingkungan pesisir, khususnya ketidakstabilan sedimen serta paparan gelombang kuatnya tekanan, berdampak pada kemampuan adaptasi mangrove. Secara keseluruhan, hasil kegiatan ini menyoroti perlunya analisis teknis yang lebih mendalam, peningkatan pendampingan masyarakat, serta monitoring berkelanjutan untuk mendukung keberhasilan rehabilitasi mangrove.
Copyrights © 2026